Langsung ke konten utama

Garam dikira Gula

Suatu pagi Aisyah, istri Nabi yang sering dipanggil Khumairo’ (Wanita yang berkulit cantik dengan rona kemerahan) menyediakan air minum untuk suami tercinta baginda Rasululloh SAW yang sedang menjadi Imam sholat subuh. Ketika selesai sholat, Rasulpun masuk kerumah dan segera duduk untuk menikmati minuman hangat yang disediakan Aisyah. Namun baru sedikit diminum, terasa ada sesuatu yang aneh! Minuman itu bukan terasa manis tapi asin. Rupanya Aisyah telah keliru mengambil garam untuk minum Rasul, padahal seharusnya gula. Nabipun dengan kalem dan sabar memanggil Aisyah dengan panggilan kesayangannya itu : "Ya Khumairo’ kesini!. Yuk kita menikmati minum pagi ini segelas berdua!”. Maka Aisyahpun datang dan duduk dengan manja disamping Nabi. Iapun segera menerima gelas dari tangan Rasul dan mulai meminumnya!. Tiba- tiba wajah Aisyah berubah kecut, malu bercampur takut.Iapun segera tersadar bahwa ia telah keliru mengambil gula. Namun Rasul pun bersabda dengan penuh kesabaran: ^Wahai Khumairo’, jangan takut, tidak apa- apa. Tapi lain kali jangan menaruh gula berdampingan dengan garam!” Maka dengan tersipu- sipu Aisyah mohon maaf dan berjanji untuk lebih berhati- hati dilain kali. (Au kamaa qool).

Komentar